Skip to main content

Peran Diaspora Menyebarkan Toleransi dan Kerukunan Beragama di Pentas Dunia

Sesi diskusi I yang dimoderatori oleh Rossiana Silalahi bertempat di ruang Aruba gedung Kasablanka memaparkan diskusi "The Role of the Diaspora in Promoting Diversity and Tolerance Around the World".

Pembicara terdiri dari tokoh agama, tokoh politik dan bintang aktor. Anis Baswedan hadir sebagai Gubernur DKI terpilih, Imam Shamsi Ali sebagai Grand Imam of New York, Romo Markus Solo Kawuta SVD sebagai Director for the interfaith dialogue for Asia Fasific of the Vatikan, serta Reza Rahardian sebagai bintang aktor movie.

Diaspora di penjuru belahan dunia sangatlah diharapkan turut menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman suku, agama, serta golongaan dalam semboyan bhineka tinggal. Sudah waktunya masyarakat Indonesia mengedepankan pikiran pentingnya hal tersebut dalam mencapai perkembangan atau kemajuan Indonesia.


Salah satu sifat bijak yg seharusnya dimiliki seseorang dalam berinteraksi sosial adalah menghargai dan mencintai sesama. Pemerintah terus mengupayakan menggali nilai-nilai tentang toleransi beragama.

Bangsa Indonesia yang penduduknya beraneka ragam menjadi satu konsen Pemerintah dalam merawat dan menjaga kestabilan sosial budaya, sebagai contohnya hari besar setiap agama yang ada di Indonesia disepakati sebagai hari libur nasional.

Namun demikian, menjadi sebuah hal penting peran aktif diaspora dalam menyebarkan informasi akan perlunya menjaga toleransi dan Kerukunan agama agar stabilitas nasional dan keutuhan bangsa NKRI terjaga.

Diaspora bisa menjadikan media sosial sebagai alat komunikasi penyampaian informasi tersebut baik kepada asal pendidikan, group masyarakat tempat tinggal di Indonesia dan komunitas lain yang bisa meneruskan pemikiran dan tulisan tersebut kekalangan masyarakat luas.

Comments

Popular posts from this blog

Perayaan Hari Buruh Menjadi Simbol Keharmonisan Pekerja Migran Indonesia di Kuwait

  Setiap  tahun pada tanggal 1 Mei, dunia menyaksikan perayaan Hari Buruh, yang lebih dikenal sebagai May Day. Namun, di tengah sorotan atas perayaan ini, mungkin masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami makna sebenarnya di balik istilah May Day. Bukan sekadar sebuah perayaan atau hari libur semata, May Day merupakan momen yang mendalam dan penting bagi para pekerja di seluruh dunia. Ini adalah momen di mana suara para buruh didengar, diakui, dan diperjuangkan. May Day, dengan segala kompleksitas dan maknanya, bukanlah sekadar seremoni tahunan. Ini adalah pengingat yang kuat akan pentingnya kesetaraan, keadilan, dan perlindungan bagi para pekerja di seluruh dunia. Hari Buruh, perayaan yang lahir dari perjuangan para pekerja yang tidak kenal lelah dalam meraih hak-hak mereka di tengah perubahan industri. Dalam sejarah pada abad ke-19, di Eropa Barat dan Amerika Serikat, kondisi kerja yang buruk, jam kerja yang panjang, dan upah yang minim menjadi pemicu perlawanan oleh para pe

Gegap Gempita Setengah Abad PPNI

Daiya , Kuwait . Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) atau Indonesian National Nurses Association (INNA) tepat pada tanggal 17 maret 2024 menginjak usianya yang ke-50. Rangkaian kegiatan perayaan setengah abad ini digemakan oleh seluruh tingakatan organisasi PPNI, baik ditingkat pusat Jakarta, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga PPNI perwakilan di Luar Negeri dalam berbagai kegiatan dengan menampilkan peran perawat di masyarakat luas. Pada kesempatan tersebut, Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) PPNI perwakilan Kuwait turut ambil bagian meramaikan rangkaian acara tersebut. Yaitu dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti Kuliner Kekinian, Pemberian penghargaan bagi perawat berprestasi periodw 2023, serta pendidikan kesehatan masyarakat. Ultah ke-50 PPNI mengusung "Tahun Emas PPNI, Peduli Untuk Bersinergi" dilaksanakan di KBRI Kuwait mulai pukul 09.00 WK hingga 16.00 WK, Sabtu 2 marwt 2023 - Daiya. Kegiatan yang di support penuh oleh KBRI tersebut  tidak hanya diperunt

Pelantikan Pengurus FDIK Periode 2023 - 2025

Salmiya , Kuwait . Ketua Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) Bilman Morianta Marpaung melantik Kepengurusan FDIK periode 2023 - 2025 yang merupakan perwakilan atau utusan dari organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Millenium Salmiya pukul 17.00 WK hingga 22.00 dimana acara dilanjutkan dengan penyusunan perencanaan kegiatan dari masing-masing divisi keorganisasian FDIK. Hadir dalam acara pelantikan tersebut Ibu Duta Besar LBBP RI untuk Kuwait Dra. Hj. Lena Maryana Mukti beserta jajarannya. Tampak disana Minister Counsellor Fungsi Politik/HoC (R.A. Arif), Fungsi Pensosbud (Osrinikita Zubhana) dan Atase Tenaga Kerja (Ratna Sari Dewi). Selain tamu KBRI, tentunya para penasehat FDIK turut hadir menyaksikan acara pelantikan tersebut. Lena Maryana selaku Duta Besar RI di Kuwait dalam sambutannya berharap dibawah kepemimpinan Bilman Marpaung FDIK dapat lebih berperan memberi warna kesatuan dalam bingkai kebhinekaan masyarakat Indonesia di Kuwait. Se