Skip to main content

Forum Diaspora Indonesia di Kuwait Adakan Seminar Tanya Jawab Seputar Covid-19

Jumat, 6 Agustus 2021, Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) bekerja sama dengan DPLN PPNI Kuwait dan didukung oleh KBRI Kuwait mengadakan seminar bertajuk tanya jawab seputar Covid-19, "Hadapi Pandemi Bersama Satgas Covid-19 Indonesia di Kuwait". Acara ini dihadiri lebih dari 200 partisipan yang sebagian besar adalah warga negara Indonesia yang ada di Kuwait.

Dalam kesempatan kali ini, Selaku narasumber pertama yaitu Dr. Amrizal M. Nur membawakan materi dengan topik Varian Delta dan Efektivitas Vaksin Covid-19. Dalam penjelasannya Dr. Amrizal menyampaikan berbagai tipe dari Varian Virus Covid-19 yang sudah menyebar saat ini, dimana varian Delta merupakan varian yang sangat cepat dalam penyebarannya dan sering mengakibatkan lonjakan kasus yang signifikan di sebuah negara. Walaupun demikian, dengan melakukan proses vaksinasi, maka penyebaran dari virus varian delta ini akan dapat dibatasi walaupun memang pada faktanya terjadi penurunan efektifitas vaksin terhadap jenis varian virus Covid ini.


Peserta Zoominar

Narasumber kedua yaitu Fernando La Eba, Ketua Satuan Tugas Covid-19 DPLN PPNI Kuwait, yang menjelaskan bagaimana prosedur penanganan untuk pasien Covid-19 di Kuwait. Beliau turut menjelaskan langkah-langkah atau prosedur yang harus dilakukan ketika seseorang terinfeksi oleh virus corona di Kuwait. Di antaranya melakukan PCR, kemudian mengaktifkan program Shlonik dan kemudian harus mengunjungi pusat kesehatan yang akan diinfokan oleh MoH melalui nomer telepon pribadi yang terdaftar.


Adi Kuntarto – Embassy of Indonesia

Acara seminar ini mendapat sambutan dan antusias yang besar dari para partisipan, banyak sekali pertanyaan mendasar seputar Covid-19 yang di sampaikan oleh para partisipan. Hal yang paling banyak ditanyakan adalah seputar vaksinasi di Kuwait, seperti bagaimana treatment untuk varian covid yang baru, dan juga adanya perubahan trend saat ini dimana banyak para pemuda turut menjadi korban dari varian delta, dan bagaimana prosedur vaksinasi untuk anak anak dan juga pertanyaan mengenai masalah approval sertifikat vaksin para WNI yang sat ini masih stranded di Negara Indonesia.


Dr. Amrizal M. Nur – 1st speaker

Sejak pandemi ini terjadi, memang banyak sekali menyisakan masalah, bukan saja korban jiwa tetapi banyak juga warga negara indonesia di Kuwait yang harus kehilangan pekerjaan dikarenakan efek dari pandemi yang mengharuskan regulasi efek perlintasan yang sangat ketat dan turut mengguncang sendi sendi perekonomian tiap negara.


Fernando La Eba – 2nd speaker

Sejak berdirinya, Satgas Covid-19 Kuwait di dukung oleh KBRI Kuwait, bekerja dengan sangat keras untuk melakukan kampanye untuk menghindari ancaman Covid, dengan melakukan identifikasi dan mendata WNI yang terinfeksi oleh Covid-19, memastikan WNI di Kuwait yang terinfeksi oleh Covid-19 bisa tertangani dan mendapat arahan yng jelas serta mendapat bantuan klinis yang tepat. Bagi yang mengalami isolasi mandiri Satgas turut memastikan agar mereka mendapat kebutuhan sehari-hari yang cukup. 

Saat ini ada 298 orang WNI di Kuwait yang pernah terinfeksi oleh Covid-19. 171 orang diantaranya adalah para front liners perawat di berbagai rumah sakit di Kuwait dan ada 12 orang WNI di Kuwait meninggal dunia dikarenakan infeksi virus Covid-19. Kerjasama dari tiap WNI di Kuwait turut menjadi faktor suksesnya WNI di Kuwait menghadapi pandemi di Kuwait.



Salam Diaspora !!!

Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...