Pada 13 Desember 2025, pukul 18.30, suasana hangat penuh damai menyelimuti Hotel Best Western Plus Kuwait, 100 orang lebih komunitas Kristiani Indonesia di Kuwait (Indonesian Christian Fellowship Kuwait ICFK) berkumpul untuk merayakan Natal dengan tema “Kasih dan Pengampunan.” Di tengah padang pasir dan gedung-gedung tinggi negeri perantauan, malam itu terasa seperti pulang, pulang ke nilai-nilai cinta, kedamaian, dan kemanusiaan.
Perayaan Natal ini menjadi lebih dari sekadar ibadah dan perayaan. Ia menjadi ruang bagi banyak hati yang telah lelah oleh jarak, rindu, dan perjuangan hidup di negeri orang. Dalam doa, nyanyian pujian, dan refleksi firman Tuhan, hadirin diajak untuk kembali pada makna Natal yang sejati: mengasihi tanpa syarat dan mengampuni dengan tulus.
Tema Kasih dan Pengampunan terasa sangat nyata. Banyak dari yang hadir membawa kisah hidup, luka, dan harapan masing-masing. Di tengah pelukan persaudaraan, mereka belajar bahwa kasih bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang merelakan, memahami, dan menyembuhkan.
Ketua pelaksana acara Natal 2025 yaitu Bapak Alex Girsang dalam sambutannya mengatakan Kiranya perayaan Natal ini tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi menjadi sebuah pengalaman rohani yang menguatkan iman, mempererat persaudaraan, dan menyalakan kembali semangat untuk saling mengasihi dan mengampuni, sebagaimana Kristus telah mengasihi kita.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait yaitu Ibu Lena Maryana dalam sambutan pada malam perayaan Natal mengatakan bahwa “Saya mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani Indonesia di Kuwait. Semoga sukacita Natal memenuhi hati dan keluarga Bapak dan Ibu semua”. Ibu Lena menyampaikan juga mengapresiasi peran komunitas Kristiani Indonesia di Kuwait yang terus aktif menjaga persaudaraan, saling menguatkan, dan berkontribusi positif bagi sesama. Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, kita menunjukkan wajah Indonesia yang penuh toleransi, keharmonisan, dan kepedulian.
Sebagai Ketua ICFK Bapak Christian Nataliel Pongallo dalam sambutannya bahwa Tema Natal tahun ini mengajak kita untuk semakin hidup dalam kasih dan pengampunan. Marilah kita terus belajar mengasihi seperti Kristus telah mengasihi kita, dan mengampuni seperti kita telah diampuni. Dengan demikian, hidup kita dapat menjadi terang dan berkat, bukan hanya bagi sesama orang percaya, tetapi juga bagi siapa pun yang kita jumpai.
“Atas nama ICFK, saya mengucapkan terima kasih kepada KBRI Kuwait City seluruh panitia, tamu undangan yaitu ketua-ketua Ormas (PCIM Kuwait, PCINU Kuwait, PPNI, FDIk dan BBK) dan jemaat yang telah bekerja dengan penuh komitmen sehingga perayaan Natal ini dapat terselenggara dengan baik”.
Hotel Best Western Plus malam itu dipenuhi cahaya, lagu Natal, dan senyum yang saling menyapa. Anak-anak, keluarga, dan para pekerja migran Indonesia bersatu dalam satu rasa: bahwa di mana pun mereka berada, Natal selalu menemukan jalannya ke dalam hati.
Natal di Kuwait 2025 pun menjadi pengingat yang lembut, bahwa di tengah dunia yang penuh tantangan, kasih dan pengampunan tetap menjadi kekuatan terbesar yang menyatukan manusia.
#fut



Comments
Post a Comment