Skip to main content

Semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72

Salmiya, Kamis pukul 20.00 WK telah dilakukan pertemuan jamuan silaturahmi dari pihak KBRI Kuwait yang dalam hal ini di koordinasikan oleh Gantosori selaku Minister Counsellor Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya/Kepala Kanselerai di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kuwait.

Pertemuan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus mengagendakan kegiatan masyarakat dalam menyambut Semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 pada 17 Agustus 2017 yang akan datang, Khususnya berbagai perlombaan olahraga seperti Futsal, Volly Ball, Badminton, Table Tennis (Ping-pong). Pihak KBRI berharap semangat kemeriahan hari kemerdekaan dapat terwujud dan dirasakan masyarakat luas dengan melibatkan peran aktif Indonesian Diaspora Network (IDN) Kuwait.

Rifki Rustam Arsyad selaku Atase Fungsi Politik KBRI ditunjuk sebagai koordinator umum penyelenggaraan kegiatan olahraga yang direncanakan. Mengenai lokasi, mekanisme pertandingan diserahkan kepada masing-masing koordinator olahraga IFAK (Indonesian Futsal Association in Kuwait), IVOC-K (Indonesian Volley Community in Kuwait), IBC-K (Indonesian Badminton Club in Kuwait), dan KP-K (Komunitas Pingpong di Kuwait).

Adapun bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam perlombaan olahraga yang akan digelar start tanggal 4 Agustus 2017 akan datang, diharapkan segera mendaftarkan diri kemasing-masing koordinator olahraga yang tertera dibawah ini : 


1. Futsal
    Hari Jumat, Tgl 4 Agustus 2017
    Contact Person:
    Sdr. Yahya +965 6653 9611
    Sdr. Sani +965 6634 2418
2. Badminton
    Hari Sabtu, Tgl 5 Agustus 2017
    Contact Person:
    Sdr. Nanang +965 6633 7423
    Sdr. Gede +965 6664 5385
3. Volley Ball
    Hari Jumat, tgl 11 Agustus 2017
    Contact Person:
    Sdr. Fauzan +965 6664 9152
    Sdr. Sani +965 6634 2418
4. Ping-pong
    Hari Sabtu, tgl 12 Agustus 2017
    Contact Person:
    Sdr. Erik +965 9914 5888
    Sdr. Nanak +965 5527 6245

Keempat pertandingan diatas akan memperebutkan hadiah berupa Piala, Piagam serta Voucher Bernilai Puluhan KD. Pendaftaran dibuka pada tgl 16 Juli 2017 dan ditutup pada tgl 1 Agustus 2017.

Selain membahas cabang pertandingan olahraga, silaturahmi yang diadakan oleh pihak KBRI juga menyampaikan informasi bahwa salah satu Staff KBRI (Staf Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya)  Rully Amirullah dalam waktu dekat ini akan segera meninggalkan Kuwait (resign) dan kembali bekerja ditanah air.


Pada kesempatan ini, Ketua IDN Kuwait Edi Rahmat juga menyampaikan bahwa utusan perwakilan Diaspora yang menghadiri Congress Of Indonesian Diaspora (CID) 4th telah kembali di Kuwait sekaligus menyampaikan laporan kegiatan kepada KBRI yang dalam hal ini diwakilkan oleh Gantosori.

Terima kasih KBRI Kuwait atas kepercayaannya kepada kami sebagai Diaspora, semoga senantiasa dapat bersinergi mencitrakan Indonesia tercinta di negeri orang dalam upaya turut membangun Bangsa Indonesia lebih maju dan terkenal baik dikancah dunia.

Salam Diaspora!

Comments

Popular posts from this blog

Perayaan Hari Buruh Menjadi Simbol Keharmonisan Pekerja Migran Indonesia di Kuwait

  Setiap  tahun pada tanggal 1 Mei, dunia menyaksikan perayaan Hari Buruh, yang lebih dikenal sebagai May Day. Namun, di tengah sorotan atas perayaan ini, mungkin masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami makna sebenarnya di balik istilah May Day. Bukan sekadar sebuah perayaan atau hari libur semata, May Day merupakan momen yang mendalam dan penting bagi para pekerja di seluruh dunia. Ini adalah momen di mana suara para buruh didengar, diakui, dan diperjuangkan. May Day, dengan segala kompleksitas dan maknanya, bukanlah sekadar seremoni tahunan. Ini adalah pengingat yang kuat akan pentingnya kesetaraan, keadilan, dan perlindungan bagi para pekerja di seluruh dunia. Hari Buruh, perayaan yang lahir dari perjuangan para pekerja yang tidak kenal lelah dalam meraih hak-hak mereka di tengah perubahan industri. Dalam sejarah pada abad ke-19, di Eropa Barat dan Amerika Serikat, kondisi kerja yang buruk, jam kerja yang panjang, dan upah yang minim menjadi pemicu perlawanan oleh para pe

Gegap Gempita Setengah Abad PPNI

Daiya , Kuwait . Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) atau Indonesian National Nurses Association (INNA) tepat pada tanggal 17 maret 2024 menginjak usianya yang ke-50. Rangkaian kegiatan perayaan setengah abad ini digemakan oleh seluruh tingakatan organisasi PPNI, baik ditingkat pusat Jakarta, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga PPNI perwakilan di Luar Negeri dalam berbagai kegiatan dengan menampilkan peran perawat di masyarakat luas. Pada kesempatan tersebut, Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) PPNI perwakilan Kuwait turut ambil bagian meramaikan rangkaian acara tersebut. Yaitu dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti Kuliner Kekinian, Pemberian penghargaan bagi perawat berprestasi periodw 2023, serta pendidikan kesehatan masyarakat. Ultah ke-50 PPNI mengusung "Tahun Emas PPNI, Peduli Untuk Bersinergi" dilaksanakan di KBRI Kuwait mulai pukul 09.00 WK hingga 16.00 WK, Sabtu 2 marwt 2023 - Daiya. Kegiatan yang di support penuh oleh KBRI tersebut  tidak hanya diperunt

Pelantikan Pengurus FDIK Periode 2023 - 2025

Salmiya , Kuwait . Ketua Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) Bilman Morianta Marpaung melantik Kepengurusan FDIK periode 2023 - 2025 yang merupakan perwakilan atau utusan dari organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Millenium Salmiya pukul 17.00 WK hingga 22.00 dimana acara dilanjutkan dengan penyusunan perencanaan kegiatan dari masing-masing divisi keorganisasian FDIK. Hadir dalam acara pelantikan tersebut Ibu Duta Besar LBBP RI untuk Kuwait Dra. Hj. Lena Maryana Mukti beserta jajarannya. Tampak disana Minister Counsellor Fungsi Politik/HoC (R.A. Arif), Fungsi Pensosbud (Osrinikita Zubhana) dan Atase Tenaga Kerja (Ratna Sari Dewi). Selain tamu KBRI, tentunya para penasehat FDIK turut hadir menyaksikan acara pelantikan tersebut. Lena Maryana selaku Duta Besar RI di Kuwait dalam sambutannya berharap dibawah kepemimpinan Bilman Marpaung FDIK dapat lebih berperan memberi warna kesatuan dalam bingkai kebhinekaan masyarakat Indonesia di Kuwait. Se