Skip to main content

Peringatan Hari Kartini dilaksanakan dengan Meriah di Kuwait

Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIk) bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Kuwait City mengadakan peringatan hari Kartini. 

Lebih dari 50 orang masyarakat Indonesia di Kuwait yang terdiri dari pekerja migran dan ibu rumah tangga memperingati Hari Kartini di KBRI Kuwait City yang dilaksanakan pada hari Sabtu 26 April 2025, dimulai pukul 09.00wk-14.30wk.

Duta besar RI untuk Kuwait yaitu Lena Maryana beserta staff KBRI Kuwait City ikut menghadiri peringatan tersebut beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan KBRI Kuwait City. 

Ketua pelaksana hari Kartini yaitu Cindy Febrintina dan didukung oleh panitia dari berbagai macam divisi FDIK bekerjasama dengan pengurus DWP Kuwait. 

Sambutan dibuka oleh Billman Marpaung sebagai ketua Forum Diaspora Indonesia di Kuwait, sambutan yang diisi dengan sejarah Hari Kartini dan momentum emas untuk merefleksi kembali peran perempuan dalam membangun bangsa. 


Peringatan hari Kartini ini menjadi sebuah momentum untuk mengenang jasa dan semangat juang yang luar biasa dari seorang tokoh pejuang perempuan, yaitu RA Kartini yang pada 21 April lalu telah memperjuangkan hak-hak perempuan tentang kesetaraan gender.

Ketua Dharma Wanita persatuan (DWP) Kuwait  RA. Merry, mengapresiasikan kerjasama acara ini hingga berjalan dengan lancar dan sukses. Merry juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang terlibat langsung dalam peringatan hari Kartini ini.

Dalam sambutannya Lena Maryana sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait  menyampaikan penghargaan atas terlaksananya Hari Kartini oleh Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kuwait . Hal ini adalah suatu wadah perempuan Indonesia yang bekerja sebagai pekerja migran dan Ibu rumah tangga di Kuwait. 



Lena Maryana mengatakan Kartini abad 21 adalah juga perempuan yang bekerja di luar negeri termasuk para diplomat perempuan yang bekerja di KBRI yang merupakan bagian dari sekitar 1.000 diplomat perempuan di Kementerian Luar Negeri.

“Para wanita bekerja ini memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Indonesia yang lebih baik," ujarnya.

Perjuangan Kartini ditegaskannya membuat perempuan Indonesia memiliki kesempatan yang sama baik dalam pendidikan, bekerja dan menduduki organisasi lainnya.


Perayaan tersebut dimeriahkan dengan workshop (membuat aksesoris), dengan narasumber Rasidah Alamsyah dan Nugrahwati. Dan juga perlombaan video kreasi, fashion show, serta pembacaan puisi.

Para peserta yang menghadiri perayaan di Gedung KBRI Kuwait City mengenakan busana nasional yakni kebaya lengkap (untuk ibu) dan batik (untuk Bapak). Serangkaian acara ditutup dengan flashmob dan makan bersama.


Kartini adalah seorang tokoh perempuan Indonesia yang sangat berpengaruh dalam perjuangan emansipasi perempuan. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan status perempuan di masyarakat dan memperjuangkan kesempatan yang sama bagi perempuan dalam segala aspek kehidupan. Warisan Kartini tetap hidup hingga saat ini dan menjadi inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia. Oleh karena itu, peringatan Hari Kartini menjadi sangat penting untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa Kartini dalam perjuangan emansipasi perempuan.

Selamat Hari Kartini untuk perempuan Indonesia hebat di Kuwait!

Fut-

Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...