Skip to main content

Turnamen One Day Futsal Kemerdekaan RI Ke-72

Al-Ardiya, Rangkaian kegiatan kompetisi olahraga dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 sudah dimulai pagi ini Jum'at 4 Agustus 2017 pukul 07.30 WK di Naser Sport Club Region Farwaniya Kuwait. Olahraga pembuka yang dipertandingkan yaitu "Turnamen One Day Futsal". Hadir sebagai Host penyelenggara acara (KBRI), Tatang Budie Utama Razak selaku Bapak Duta Besar  RI untuk Kuwait secara resmi membuka rangkaian pesta olahraga tersebut.

Tim Peserta Turnamen Futsal

Dalam sambutannya dihadapan ratusan peserta tim futsal yang berasal dari perwakilan berbagai organisasi masyarakat Indonesia, Tatang Razak menyampaikan beberapa hal terkait penyelenggaraan rangkaian kegiatan olahraga. "Rangkaian kegiatan pertandingan olahraga Futsal, Volley, Badminton, Pimpong adalah dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dengan tujuan mempererat silaturahmi masyarakat Indonesia di Kuwait" ungkapnya.

Duta Besar RI Tatang Razak (ketiga dari kiri) beserta Pengurus IDN Kuwait (kiri kekanan ; Dani Jauhar, Ruly Pradewa, Dubes, Khomsariya, Zulkifli Usin, Ibnu Munzir

Selain itu, Beliau berharap kepada semua peserta perlombaan yang dipertandingkan nantinya dapat berjalan dengan menjunjung tinggi sportifitas. "Acara kegiatan ini akan diliput Kemlu TV, Sebagai arsip kegiatan KBRI Kuwait" lanjut Beliau. Ucapan terimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara, termasuk kepada Forum Diaspora Indonesia Kuwait (FDIK) yang juga terlibat langsung dalam proses pelaksanaan pertandingan.

Turnamen One Day Futsal ini diikuti 10 tim dewasa dan 3 tim anak-anak dibawah 13 tahun. Adapun tim dewasa tersebut diantaranya ; KBRI United, Mangaf United, Kampoeng Reggae FC, Bonex PPK, Ambulance FC, Emsik FC, Batosai FC, PIP FC, Armania FC, dan Mancing Maniak FC. Sedangkan 3 tim anak diantaranya ; Real Reggae Kids FC, PIP Kids FC, dan Banyumas Kids FC.

Sumber Video: FB Indo Di Kuwayt

Adapun format pertandingan yang diberlakukan untuk dewasa adalah sistem gugur, dengan kata lain yang kalah tidak lagi melanjutkan pertandingan selanjutnya. Berbeda dengan tim dewasa, untuk format pertandingan anak-anak diberlakukan sistem penilaian dikarenakan hanya 3 tim yang mendaftar.

Format dan jadwal pertandingan Futsal

Kegiatan ini juga disertai dengan adanya food bazar yang dikoordinir Divisi Kuliner Indonesian Diaspora Network (IDN) Kuwait atau FDIK. Ada 3 lapak meja kuliner yang menawarkan berbagai masakan khas Indonesia seperti siomay, rendang dan keredok dan lainnya beserta kue jajanan yang menambah ramai meriah situasi ditribun penonton. Selain adanya food bazar, Kepanitiaan juga siaga dengan Tim Kesahatan yang dalam hal ini diamanahkan kepada Ormas Al-Inabah.

 Sampai berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung dalam memperebutkan juara 3. Adapun Tim Futsal Dewasa dimenangkan oleh Tim Ambulance posisi pertama, dan Emsik posisi kedua. Sedangkan Tim Futsal anak juara 1 adalah Banyumas Kids FC, dan juara 2 diraih oleh Real Reggae Kids FC.

Terima kasih kami ucapkan kepada pihak KBRI, seluruh panitia, tim futsal serta masyarakat yang telah berpartisipasi memeriahkan pertandingan futsal hari ini. "Indonesia Kerja Bersama"... MERDEKA!



Salam Diaspora.

Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...