Skip to main content

Diaspora Indonesia di Kuwait Rayakan Indonesian Day 2017

Daiya, Kuwait. Bersinergi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait, Pengurus Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) beserta beberapa diaspora (masyarakat) menjadi Panitia pelaksanaan Indonesian Day 2017

Kegiatan yang mengusung tema "Dari Kita Untuk Kita" diadakan di gedung KBRI Kuwait mulai pukul 15.00 hingga malam hari pukul 21.30.


Acara berlangsung sangat meriah, tua muda hingga anak-anak tampak menikmati sajian musik nyanyian dan tarian serta bazar (kuliner dan merchandiser) yang menyajikan menu dan produk Nusantara.


Indonesian Day 2017 dibuka dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh diaspora yang hadir. Selanjutnya sambutan dari Tatang Budie Utama Razak selaku Duta Besar RI untuk Kuwait.


Tatang mengucapkan terimakasih kepada seluruh diaspora atau masyarakat yang hadir turut memeriahkan acara, khususnya kepada panitia pengurus diaspora serta pihak-pihak yang membantu pelaksanaan acara dibawah koordinasi Rifki Rustam Arsyad atase fungsi Protkons dan Penhumas KBRI.


Kemudian secara simbolis dilakukan pengguntingan pita oleh Tatang Razak, menandai resmi dibukanya seluruh stand bazar yang ada untuk aktifitas transaksi jual beli.


Kemeriahan suasana selain menghadirkan pengisi acara penyanyi lokal, juga adanya artis tanah air yang dihadirkan pihak KBRI. Tidak hanya itu, pembagian doorprize dari berbagai sponsor termasuk dari panitia menambah kegembiraan tersendiri bagi yang hadir.


Diperkirakan lebih dari 1500 orang pengunjung yang hadir. Baik diaspora Indonesia maupun pasangannya yang berkewarganegaraan asing. Panitia menyediakan 600 lembar tiket doorprize habis hanya dalam waktu 2 jam. Sehingga banyak pengunjung kurang beruntung karena keterlambatannya hadir.


Meskipun jumlah pengunjung diluar perhitungan kapasitas tampung (600-700) orang, namun acara dapat berjalan lancar dan sukses. Hal tersebut selain karena kesiapan dan kesigapan panitia, juga pengertian dan kerjasama dari pengunjung sendiri.


Dari banyak stand bazar yang ada, juga ada stand Tim Kesehatan diaspora yang bekerjasama dengan organisasi PPNI Kuwait. Turut hadir disana Ketua PPNI Kuwait yang baru bulan lalu dilantik sebagai ketua periode 2017 - 2022. Selebihnya adalah stand sponsor seperti Qatar airways, Srilanka airways, Indomie dan pihak Yasasa Cargo.


Atas terselenggaranya acara pesta Indonesian Day 2017 secara lancar dan sukses, segenap panitia mengucapkan terima kasih. Zulkifli Abdullah Usin sebagai ketua panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung pada acara tersebut.


Ketua FDIK atau Indonesian Diaspora Network (IDN) Kuwait, Edi Rahmat mengatakan "Indonesian Day 2017 baru pertama kali diadakan dirumah sendiri, KBRI. Antusias pengunjung yang hadir merupakan wujud persatuan & kebersamaan dari semua elemen masyarakat". Beliau mengucapkan terima kasih untuk KBRI Kuwait, Diaspora Kuwait dan seluruh panitia yang sudah bekerja keras sehingga acara berjalan baik dan lancar. "Sampai jumpa pada event pada tahun 2018," lanjutnya.

Mudah-mudahan tahun yang akan datang kesempatan acara yang sama dapat terselenggara kembali.




Salam Diaspora!

Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...