Skip to main content

Diaspora Indonesia Berbuka puasa dengan Komunitas Ibu Ibu Smash

Fahad al Ahmad, kuwait - Waktu berbuka puasa yakni dimulai dari terbitnya fajar kedua atau ketika waktu subuh, sampai terbenamnya matahari.

Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam, dan dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Puasa, sholat, refleksi, dan silaturahim, semuanya adalah bagian dari bulan Ramadhan.


Puasa merupakan wajib bagi semua Muslim, kecuali bagi mereka yang sakit kronis, menyusui, bepergian, atau menstruasi. Sahur berarti makan sebelum fajar, sedangkan iftar (berbuka puasa) menandakan pada pesta malam yang menandai akhir puasa.


Diaspora Indonesia di Kuwait yaitu ibu ibu smash (badminton) mengadakan buka puasa bersama, sholat berjamaah dan tarawih bersama di rumah Salah Satu warga Indonesia di Kuwait.

iftar disebut berbuka puasa. Setelah berbuka puasa dengan kurma, air putih, kue dan macam-macam gorengan. Tak lupa juga menikmati es campur , Serta berbagai macam lauk. Para ibu-ibu bergotong royong membawa makanan berbuka puasa untuk di nikmati bersama. Suasana kekeluargaan sangat kental terasa. 


Salah satu momen paling ditunggu umat muslim di seluruh dunia. Sambil menikmati berbagai menu makanan dan minuman yang lezat setelah seharian menahan lapar dan haus, momen berbuka puasa banyak dimanfaatkan untuk berkumpul dan bercengkerama bersama keluarga, kerabat maupun teman. 

Salam Diaspora Indonesia di Kuwait


-Fut

Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...