Skip to main content

Timnas U-17 Indonesia Menang Tipis Atas Kuwait di Pertandingan Pembuka

Timnas Indonesia U-17 dibawah asuhan Nova Arianto tiba di Kuwait hari jumat 11 oktober 2024 pukul 10.00 pagi dengan pesawat qatar airways.



Kedatangan Timnas disambut langsung oleh para pecinta sepakbola di Kuwait, khusus nya para Diaspora Indonesia di Kuwait. Timnas Indonesia menghadapi Kuwait di pertandingan perdana Grup G Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Rabu (23/10/2024).

Laga pertama, Garuda Asia ditantang tuan rumah di Stadion Al-Khalifa, Mishref.


Timnas Indonesia U-17 tampil dengan seragam putih-putih, sementara Kuwait biru-biru. Kick Off Indonesia vs Kuwait dimulai pukul 17.30 wk. Ratusan Diaspora Indonesia dan Duta Besar RI untuk Kuwait Ibu Lena Maryana beserta staff KBRI Kuwait City turut hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan U-17 Indonesia vs Kuwait. 



Di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Indonesia dan Kuwait sama-sama berada di Grup G. Selain kedua tim itu, ada juga Kepulauan Mariana Utara dan Australia, serta Kuwait sebagai tuan rumahnya.

Sejak peluit pertama ditiup wasit Suriah Ammar Abo Alo, tuan rumah Kuwait tampil menekan. Namun setelah berselang empat menit pertandingan berjalan, Timnas Indonesia gantian balas menyerang.

Satu gol dicetak Mathew Baker pada menit ke 8 babak pertama laga Timnas U17 Indonesia vs Kuwait. Timnas Indonesia berhasil unggul 1-0 atas Kuwait berkat gol sundulan Mathew Baker memanfaatkan umpan sepak pojok.  

Beberapa menit berselang, Gholy nyaris membukukan namanya di papan skor. Mendapat peluang tendangan bebas, ia langsung melesatkan tembakan yang mampu ditangkap kiper Kuwait, Ahmad Alshawaf. 

Di babak kedua, Timnas Indonesia U-17 berulang kali mengancam gawang Kuwait. Namun, tidak ada tambahan gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Intensitas serangan Timnas U-17 Indonesia masih tinggi dan bahkan tak berkurang meski sudah unggul. 

Tuan rumah mendapat peluang lewat tendangan bebas di depan kotak penalti Indonesia pada menit ke-70, sayangnya eksekusi pemain Kuwait melambung.

Laga Timnas U17 Indonesia vs Kuwait berakhir dengan kemenangan timnas Garuda muda. Timnas U17 Indonesia meraih satu gol atas Kuwait di babak pertama. 

Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia U-17 berhasil start mulus di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Skuad Merah Putih mengoleksi tiga poin perdana untuk bersaing di Grup G yang juga dihuni Australia dan Kepulauan Mariana Utara. 

Daftar Timnas Indonesia U-17 (4-3-3) yang berlaga di Kuwait: Dafa Al Gasemi; Putu Panji, Mathew Baker, Daniel Alfrido, Fabio Azkairawan; Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Muhammad Al Gazani; Zahaby Gholy, Mierza Firjatullah, Fadly Alberto. 

Suasana di stadion Al-khalifa Mishref saat pertandingan sangat meriah suasana sorak sorai dan riuh dapat membangkitkan semangat bagi para pemain Timnas. Para supporter dapat juga merasakan sensasi adrenalin yang tinggi. Berbagai sensasi, seperti kegembiraan, dan ketegangan dirasakan selama pertandingan dapat memberikan pengalaman yang penuh emosi yang tidak biasa. 

Banyak penggemar menikmati kegembiraan ini dan para penonton merasa bahwa itu adalah pengalaman  berbeda dan lebih memuaskan daripada menonton di rumah. 

Pertandingan selanjutnya Timnas Indonesia U-17 menghadapi Kepulauan Mariana Utara, pada Jumat (25/10/2024) mendatang





#fut











Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...