Skip to main content

Gebyar Tahun Baru 2026 Bersama Masyarakat Indonesia di Kuwait

Gebyar Tahun Baru 2026 yang diselenggarakan oleh masyarakat Indonesia di Kuwait bekerjasama dengan KBRI Kuwait City berlangsung meriah, lancar, dan penuh makna. Pada hari Jumat, 9 Januari 2026 Sejak pukul 09.00 pagi hingga 20.00 malam, Perayaan Tahun Baru 2026 dipenuhi oleh seni, irama dangdut dan live music yang mengalun, menghadirkan tawa, nostalgia, dan rasa pulang bagi diaspora Indonesia di perantauan.

Area acara dipenuhi oleh masyarakat Indonesia di Kuwait yang datang untuk merayakan awal tahun dengan semangat kebersamaan dan solidaritas.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Ibu Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait, Ibu Lena Maryana, dalam sambutannya, Ibu Lena menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kekompakan masyarakat Indonesia di Kuwait yang tidak hanya merayakan tahun baru, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum untuk berbagi kepada sesama di tanah air. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya merayakan pergantian tahun, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan, menjaga jati diri bangsa, dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, baik di Kuwait maupun di tanah air. Mari kita awali tahun ini dengan semangat positif, kerja sama, dan kepedulian. 

Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Semoga segala usaha dan kebaikan yang dilakukan hari ini mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT.

Sebagai ketua pelaksana Gebyar Tahun Baru 2026, Bapak Sutikno Mustofa mengatakan dalam sambutannya Gebyar Tahun Baru 2026 bukan sekadar perayaan pergantian tahun. Acara ini adalah ruang untuk mempererat silaturahmi, menghidupkan kembali budaya Nusantara, serta menumbuhkan kepedulian sosial di antara kita sebagai diaspora Indonesia di Kuwait. Melalui kegiatan seni, musik, bazar, dan aksi kemanusiaan, kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia di perantauan tetap solid, peduli, dan saling menguatkan.


Suasana semakin semarak dengan hadirnya bazar makanan Nusantara yang menghadirkan beragam cita rasa Indonesia, dari hidangan tradisional hingga jajanan favorit. Di panggung utama, berbagai penampilan seni, live music, dan dangdut mengalir sepanjang hari, menciptakan suasana hangat, penuh tawa, dan rasa rindu akan kampung halaman.

Perayaan Tahun Baru 2026 terasa semakin hidup dengan alunan musik dangdut yang menggema, mengajak semua yang hadir untuk bernyanyi, bergoyang, dan melepas penat bersama. Di tengah tawa dan irama khas Nusantara, kebersamaan terjalin tanpa sekat, menjadikan awal tahun penuh keceriaan dan keakraban.

Di tengah kemeriahan itu, terselenggara pula penjualan pakaian layak pakai yang menjadi wujud nyata kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, berhasil mengumpulkan dana dan seluruh hasil penjualan akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, daerah-daerah yang saat ini sedang membutuhkan uluran tangan dan perhatian.

Gebyar Tahun Baru 2026 pun menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia di perantauan tetap memiliki hati yang terpaut erat pada bangsa dan sesama. Dalam kebersamaan, musik, dan tawa, tumbuh harapan bahwa kebaikan yang ditanam di awal tahun ini akan terus berbuah sepanjang 2026.

Semoga setiap kebahagiaan dan kebaikan yang tercipta hari ini menjadi amal dan keberkahan bagi kita semua.

Selamat menyongsong 2026, semoga Allah senantiasa membersamai langkah kita.

#fut

Comments

Popular posts from this blog

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau ( UP ). Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia. Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen. Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK. Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidan...

Perayaan kemerdekaan Indonesia di Kuwait

Suasana pagi itu berbeda dari biasanya. Perayaan kemerdekaan 17 agustus  dirayakan pada hari jumat  31 oktober 2025, pukul 09.00 - 17.00 di halaman KBRI Kuwait City. Warna merah dan putih tampak berkibar. Semangat kemerdekaan Indonesia yang hidup di hati warganya, di mana pun mereka berada. Meskipun jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia begitu kuat terasa. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Indonesia di kuwait dari berbagai kalangan, dan keluarga besar KBRI, tetapi juga oleh para tamu kehormatan: duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat yang datang dengan penuh rasa hormat dan antusias. Semua berkumpul dengan penuh semangat di halaman KBRI Kuwait City. Masyarakat Indonesia yang datang menciptakan suasana yang hangat, seolah membawa potongan kecil kampung halaman ke negeri orang. Dari kejauhan, aroma masakan Nusantara mulai tercium. Stand-stand bazar berjejer rapi, dihiasi dengan kain batik, bendera merah putih, dan senyum ramah para penjual yang deng...

Indonesian Independence Day Celebration in Kuwait

That morning felt different from the others. The celebration of Indonesia’s Independence Day took place on Friday, October 31, 2025, from 9:00 a.m. to 5:00 p.m. at the courtyard of the Indonesian Embassy in Kuwait City . The red and white colors proudly fluttered in the air, symbolizing the enduring spirit of independence that lives in the hearts of Indonesians, wherever they may be. Even far from home, the love for Indonesia was deeply felt. The event was attended not only by Indonesians in Kuwait from various backgrounds and the big family of the Embassy, but also by distinguished guests, Ambassadors and representatives from friendly nations who came with great respect and enthusiasm. Everyone gathered with joy and excitement, creating a warm and lively atmosphere that felt like bringing a piece of Indonesia to foreign soil. From afar, the aroma of Indonesian cuisine filled the air. Food bazaar stalls lined up neatly, decorated with batik cloths , red-and-white flags, and the frien...